PEMBUKTIAN TAKWA

 Oleh: Aa’ Gym
orang yang sedang berzikir
ilustrasi: M. Rehan

“dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar. Dan memberikannya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. Ath Thalaaq[65a]:2-3).
                
           Semakin yakin kepada Allah, semakin ringan pula untuk melakukan apa saja yang disukai Allah. Jadi, kemampuan orang baik harta, tenaga, waktu dan pikiran, sangat berbanding dengan tingkat ketauhidannya.

                 Semakin yakin kepada Allah, maka semakin ringan dan semakin ringan kebaikan. Sebaliknya, semakin kurang yakin kepada Allah, semakin pelit dan banyak perhitungan.

Ibadah kurban yang diawali nabi Ibrahim intinya merupakan kepatuhan kepada Allah. Orang cenderung berat untuk melepas apa yang merasa miliknya. Padahal, apa yang dititipkannya tersebut semata-mata hanya titipan belaka. Ujian dari Allah dan suatu saat akan diminta pertanggungjawaban.

                 Ketika dia berhasil melepas rasa memiliki yang diganti dengan kepatuhan kepada Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik.

                 “dan barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS. Ath-Thalaq [65]5).

                 Lepaskan rasa memiliki. Mulailah meyakini segalanya hanya titipan Allah. Sebagai ujian dari Allah, dan suatu saat akan diminta pertanggungjawaban oleh-Nya. Dan apabila Allah memerintahkan sesuatu yaitu berkurban, maka titipan tersebut dapat menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah.

                 Allah tidak pernah menyia-nyiakan pengorbanan sekecil apa pun yang dilakukan oleh hamba-Nya. Yakin, Allah akan membalas dengan karunia yang lebih baik. Sabar, ikhlas, taat, dan bertawakal hanya karena Allah semata.

                 “…Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscara Allah akan mencukupkan segala (keperluan)nya…” 

Dikuti dari majalah Yatim Mandiri/edisi September 2017

Pojok Hadist
Apabila Imam membaca, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (jalan) mereka yang sesat maka ucapkanlah Amin karena barang siapa ucapan (Aminnya) bertepatan dengan ucapan Amin para Malaikat, maka dosanya yang telah lalu diampuni. (HR. Abu Hurairah)

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.