MALAIKAT MAKHLUK ALLAH YANG PALING MEMPESONA

sayap
Ilustrasi: Bloglovin'

Percaya dan meyakini adanya malaikat-malaikat Allah termasuk salah satu di antara rukun Iman. Iman seseorang tidak akan sempurna hingga ia mengimani adanya makhluk Allah tersebut. 
Oleh: Mahardi Purnama

Malaikat Allah adalah salah satu makhluk yang diciptakan oleh Allah dari cahaya. Rasulullah mengabarkan hal tersebut: “Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api, dan adam diciptakan dari apa yang diterangkan kepada kalian (dalam Al-Qur’an).” (HR. Muslim)

Malaikat makhluk yang sangat indah. Abdullah bin Mas’ud radhiyallhu anhu menuturkan. “Rasulullah shallahu alaihi wa salam pernah melihat Jibril dalam wujudnya yang asli. Jibril memiliki 600 sayap, setiap sayapnya menutupi ufuk. Dari sayapnya berjatuhan mutiara dan permata yabg berwarna warni.” (HR. Ahmad).

Dan sudah menjadi hal umum di masyarakat ketika ada manusia dengan sosok yang indah dan rupawan, mereka menyerupakannya dengan malaikat sebagaimana yang dikatakan oleh perempuan-perempuan  tamu Zulaikha yang tanpa sadar melukai jari mereka karena melihat ketampanan nabi Yusuf di hadapan mereka. Mereka menganggap Yusuf bukanlah manusia melainkan malaikat. 

Dalam surah Yusuf dikisahkan, “Ketika perempuan-perempuan itu melihatnya, mereka terpesona kepada (keelokan rupa)nya, dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri, seraya berkata, ‘Maha Sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Ini benar-benar malaikat yang mulia,(QS. Yusuf: 31).

Malaikat juga memiliki jumlah yang sangat banyak, dan tidak ada yang mengetahui berapa jumlah mereka secara pasti kecuali Allah. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman, “Dan tidak ada yang mengetahui bala pasukan Rabbmu (malaikat) kecuali Dia (Allah) sendiri.” (QS. Al-Muddatsir): 31.

Dalam perjalanannya ke langit ketujuh, Rasulullah menjelaskan keadaan Baitul Makmur. “Ternyata setiap harinya Baitul Makmur dimasuki 70.000 malaikat yang tidak kembali lagi kepadanya.” (HR. Bukhari-Muslim). Beliau juga menjelaskan kondisi neraka, “Neraka jahannam akan didatangka pada hari itu (kiamat). Ia memiliki 70.000 tali pengikat, yang setiap talinya dipegang oleh 70.000 malaikat.” (HR. Muslim). Berdasarkan dua hadits tersebut, dapat dibayangkan berapa banyak jumlah malaikat Allah. 

Nama-Nama Malaikat

Ada beberapa nama malaikat yang dikenal dan disebutkan dalam Al-Qur’an maupun hadits-hadits Rasulullah sallahu alaihi wa sallam. Misalnya Jibril alaihissalam, malaikat yang paling banyak disebutkan dalam Al-Qur’an maupun hadits. Dalam Al-Qur’an disebut juga Ar-Ruh Al-Quddus, dan Ar-Ruh Al-Amin. Allah menyebut nama Jibril secara lansung dalam Al-Qur’an, “Katakanlah barangsiapa yang memusihi Jibril, maka sesungguhnya dialah yang menurunkan wahyu ke dalam hatimu dengan izin Allah yang membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya sebagai petunjuk dan berita gembira bagi orang yang beriman.” (QS. Al-Baqarah: 97).

Rasulullah menerangkan wujud Jibril dalam sebuah hadits, “Aku melihat Jibril turun dari langit menutupi ufuk. Fisiknya yang besar seperti jarak antara langit dan bumi.” (HR. At-Tirmidzi). Dalam hadits lainnya juga disebutkan bahwa Jibril memiliki 600 sayap, setiap sayapnya menutupi ufuk. 

Selain Jibril, Allah juga menyebutkan nama malaikat Mikail, dalam firman-Nya, “Barangsiapa yang menjadi musuh Allah, para malaikat-Nya, para rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah menjadi musuh bagi orang-orang yang kafir.” (QS. Al-Baqarah: 98).

Ada juga riwayat yang menyebutkan tugas malaikat tanpa menyebutkan namanya, seperti malaikat pemikul ‘Arsy, malaikat penjaga gunung, malaikat yang melindungi kota Makkah dan Madinah dari Dajjal, dan masih banyak lagi. 
Kedudukan Para Malaikat 

Sebagaimana manusia, malaikat juga memiliki kedudukan dan derajat yang berbeda-beda di sisi Allah. Allah berfirman, “Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing memiliki kedudukan tertentu.” (QS. Ash-Shaffat: 164). Jibril adalah salah satu malaikat yang memiliki kedudukan yang tinggi di sisi Allah. Allah berfirman-Nya, “Sesungguhnya (Al-Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril). Yang memiliki kekuatan, memiliki kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki ‘Arsy.” (QS. At-Takwir).

Dikutip surat kabar harian Amanah/Edisi Senin, 26 September 2016/rubrik Tauhid    

Pojok Hadist
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa malaikat yang paling utama adalah malaikat-malaikat yang ikut bertempur bersama umat Islam dalam perang Badar. Fifa’ah bin Rafi’ radhiyallahu anhu menuturkan, “Jibril mendatangi Nabi shallallahu alaihi wa sallam lalu bertanya, ‘Apa pendapat kalian mengenal para penjuang Badar?’ Nabi menjawab, ‘Mereka termasuk dalam golongan umat Islam yang terbaik.’ Jibril berkara, ‘Begitu pula para malaikat yang ikut dalam perang Badar. Mereka adalah pilihan-pilihan di kalangan kami.” (HR. Bukhari). 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.